Perbedaan SNMPTN SBMPTN dan Ujian Mandiri

Post a Comment
 
Apakah kalian masih bingung dengan perbedaan SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri? Kali ini penulis akan sedikit menjelaskan mengenai Berikut adalah perbedaan snmptn dan sbmptn yang dapat kalian baca pada artikel penulis bagikan kali ini. Semoga informasi mengenai perbedaan snmptn dan sbmptn 2020 ini bisa membantu kalian.

PERBEDAAN SNMPTN, SBMPTN dan UJIAN MANDIRI

Terdapat 3 jalur Seleksi Masuk Perguruan Tinggi yang biasa digunakan yaitu SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri.

Dalam seleksi Perguruan Tinggi Negeri, setiap universitas akan membuka jalur masuk yaitu dengan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri dan Ujian Mandiri. Mungkin diantara teman-teman masih ada yang bingung perbedaan SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri. Perbedaan dari ketiga jalur seleksi masuk Perguruan Tinggi tersebut terdapat pada pengertian, pembiayaan, kuota yang tersedia, syarat peserta, jadwal pelaksanaan seleksi dan pengumuman.

SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN (SNMPTN)

SNMPTN merupakan salah satu bentuk jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri yang dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia. 

SNMPTN dilakukan melalui jalur undangan (seperti PMDK) dan melalui nilai rapot, dengan kriteria seleksi penerimaan berdasarkan dari nilai rapot, nilai UN dna prestasi akademis lainnya. Dari segi biaya, tes melalui jalur SNMPTN ditanggung oleh pemerintah, sehingga calon siswa pendaftar tidak akan dikenai biaya pendaftaran dan seleksi.

Pada tahun 2016, tes jalur SNMPTN membuat sebuah kebijakan yang mana kriteria calon peserta dikatakan memiliki prestasi unggulan apabila calon peserta tersebut masuk peringkat terbaik di sekolah pada semester 3, semester 4 dan semester 5, dengan ketentuan berdasarkan dari akreditasi sekolah sebagai berikut :

Akreditasi A, 75% terbaik di sekolahnya
Akrediatsi B, 50% terbaik di sekolahnya
Akreditasi C, 20% terbaik di sekolahnya
Akreditas lainnya, 10% terbaik di sekolahnya

SELEKSI BERSAMA MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SBMPTN)

SBMPTN merupakan seleksi bersama penerimaan mahasiswa baru di lingkungan Perguruan Tinggi Negeri dengan menggunakan pola ujian tertulis secara nasional yang mana selama dilaksanakan mampu menunjukkan berbagai keuntungan serta keunggulan, baik bagi calon mahasiswa, Perguruan Tinggi Negeri, maupun bagi kepentingan nasional. Bagi calon mahasiswa, Ujian Tertulis sangatlah menguntungkan karena lebih efisien, murah dan juga fleksibel. Hal tersebut dikarenakan adanya mekanisme lintas wilayah.

Meskipun jalur kuota jalur ini tidak sebanyak SNMPTN, namun jalur SBMPTN diandalkan oleh banyak orang karena hanya dijalur inilah kita bisa bersaing dengan adil. Saingannya pun tidak hanya kelas 3 SMA yang baru saja lulus tetapi juga para alumni. Hanya alumni 2 tahun sebelumnya saja yang bisa mengikuti SBMPTN. Dari segi biayanya, tes melalui jalur SBMPTN ditanggung oleh masing-masing peserta ujian yang mengikuti tes SBMPTN.

SBMPTN terbagi menjaid 3 tes, antara lain :

  1. SAINTEK (bagi yang memilih jurusan IPA)
  2. SOSHUM (bagi yang memilih jurusna IPS)
  3. IPC (bagi yang memilih jurusan IPA dan IPS)
Jadi pembagian kelompok tes bukan berdasarkan rumpun IPA atau IPS ketika kelas 3 SMA, namun berdasarkan jurusan apa yang kita pilih. Dimana tiap kelompoknya terdapat Tes Kemampuan Potensi Akademik (TKPA) berupa Tes Potensi Akademik, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Jika memilih SINTEK maka akan mendapatkan Tes Kemampuan Dasar SAINTEK, jika memilih SOSHUM maka akan mendapatkan Tes Kemampuan Dasar SOSHUM, sedangkan jika memilih IPC maka akan mendapatkan Tes Kemampuan Dasar SAINTEK dan SOSHUM.

UJIAN MANDIRI

Ujian mandiri merupakan sebuah sistem seleksi dengan ujian yang dilakukan oleh calon mahasiswa baru yang diselenggarakan oleh pihak PTN terkait. Seleksi jalur ujian mandiri ini diselenggarakan oleh pihak institusi dalam rangka memberikan alternatif pilihan kepada mereka yang tidak lolos tes jalur SNMPTN maupun SBMPTN agar tetap bisa melanjutkan studi ke PTN.

Mekanisme seleksi jalur ujian mandiri hampir sama dengan tes SNMPTN / SBMPTN yang meliputi Tes Kemampuan Dasar, Tes Potensi Akademik, serta Tes Kelompok SAINTEK / SOSHUM, hanya saja materi ujian yang disajikan secara beragam karena soal-soal ujian murni dikembangkan oleh pihak Perguruan Tinggi Negeri (PTN) masing-masing. Dari segi biaya, ujian mandiri mirip dengan SBMPTN yang mana biaya tes ditanggung oleh masing-masing peserta ujian yang mengikuti tes jalur ujian mandiri.

Di samping ketiga jalur masuk yang telah disebutkan di atas, beberapa Perguruan Tinggi yang membuka jalur lain, misalnya jalur Prestasi Internasional dan Nasional (PIN) yang diperuntukkan bagi siswa yang memiliki prestasi di tingkat nasional maupun internasional, jalur masuk yang satu ini berbeda-beda tergantung dari kebijakan Perguruan Tinggi tersebut.

Demikianlah sedikit informasi mengenai perbedaan SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan teman-teman yang sampai saat ini masih bingung membedakan SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri. Terima kasih.
Rizsa Faozsiyah
Hello, welcome to my blog! Semoga rizsafa.com dapat menjadi referensi belajar bagi teman-teman ya. Enjoy and Happy Reading!

Related Posts

Post a Comment