Kumpulan Naskah Soal UM-PTKIN Lengkap Terbaru

Hallo teman teman gimana nih persiapan nya untuk mengahadapi UM-PTKIN tahun ini? Kali ini penulis akan membagikan soal um ptkin yang yang penulis dapatkan secara pribadi saat penulis ikut seleksi UM-PTKIN di Universitas Islam Negeri Bandung pada tahun 2018. Soal um ptkin ini terdiri dari soal um ptkin ips dan soal keislaman um-ptkin. Semoga soal um ptkin 2018 ini dapat bermanfaat buat teman-teman yang sedang mencari referensi contoh soal um ptkin ips 2018. 
Download soal umptkin 2018 untuk mendapatkan file soal nya secara lengkap dengan klik link di bawah ini!

Berikut hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi umptkin 2020 yang penulis lakukan saat akan menghadapi umptkin:

1. Cetak Kartu Ujian UMPTKIN
Cetaklah kartu ujian UMPTKIN dengan jelas. Masuk ke website dengan memasukkan nomor SIP dan pin. Download/unduh atau cetak kartu ujian masih bisa tetap dilakukan selama sudah melakukan finalisasi. Tidak ada aturan khusus mengenai kertas maupun ukurannya. Kamu bisa mencetaknya di kertas HVS A4.

2. Pakaian Saat Ujian UMPTKIN
Urusan pakaian jangan dianggap enteng jika kamu tidak ingin diusir oleh pengawas. Kenakan pakaian yang rapi, sopan dan bersepatu saat ujian. Tidak diperkenankan menggunakan kaos dan jeans. Untuk perempuan, harus mengenakan jilbab. Untuk sepatu dibebaskan, selama menutupi seluruh kaki (tidak jebol).

3. Ijazah/SKL (Surat Keterangan Lulus)
Bila kamu sudah alumni dan memiliki ijazah, silahkan fotokopi ijazah tersebut dan dilegalisir di pihak sekolah. Kalau perlu, kamu juga bisa membawa ijazah aslimu saat ujian buat jaga-jaga jika diminta pengawas. Untuk SKL ini berlaku bagi angkatan yang ijazahnya belum keluar. SKL berisi keterangan jika kamu udah lulus SMA/SMK. SKL ini bisa minta ke sekolah dan jangan lupa untuk dikasih foto (bisa 3x4 atau 4x6) dan stempel dari sekolah. Ingat SKL, bukan SKHUN.

4. Tanda Pengenal yang Ada Fotonya (KTP/SIM/Kartu Pelajar/Kartu Tanda Siswa)
Penasaran nggak, gunanya buat apa? Nah, jika mengalami kesalahan terkait nama, tanggal lahir, jenis kelamin, tahun lulus, no ijazah, NISN, kamu bisa melaporkan ke pengawas sebagai pembuktian keberanan data. Sampaikan dengan tenang dan pelan-pelan terkait kesalahanmu dalam pengisian saat daftar. Selain itu, foto yang ada di kartu tanda pengenal juga menjadi bukti bahwa yang sedang mengerjakan soal umptkin itu adalah kamu yang asli. Bukan kembaran atau mungkin orang lain. Tanda pengenal cuma ditunjukan ke pengawas aja kok.

5. Alat tulis
Buat yang milih PBT (paper based test), bawalah pensil 2B pada saat ujian karena tes ini menggunakan Lembar Jawaban Komputer (LJK). Jangan cuma bawa satu pensil, tapi usahakan lebih. Bawa pula rautan pensil, penghapus dan alas ujian (jika punya). Computer Based Test (CBT), adalah ujian yang diselenggarakan menggunakan komputer dengan jumlah butir soal dan panjang waktu tes yang sama dengan PBT. Perbedaannya terletak pada teknik penyajian yang tidak lagi menggunakan kertas (paperless), baik untuk naskah soal maupun lembar jawaban. Meskipun pakai komputer, kamu juga harus sedia kertas kosong (bila perlu) dan pensil bilamana ingin menghitung seperti soal matematika.

6. Patuhi Tata Tertib UM-PTKIN
Sebelum ujian dimulai, pengawas akan membacakan tata tertib umptkin. Simaklah dengan baik-baik, bila ada hal yang kurang jelas bisa ditanyakan ke pengawas. Misalnya tentang sistem penilaian umptkin. Ada kemungkinan jawaban pengawas tidak sama dengan panitia pusat karena bisa jadi belum tau informasi. Untuk tahun lalu, sistem penilaian umptkin: salah (0), benar (+1), tidak dijawab/dikosongi (0). Tahun ini saya juga belum tahu sistem penilainnya.

7. Ketahui Durasi Ujian
Sebenarnya pengawas akan memberitahukan sisa waktu saat ujian berlangsung. Namun, kamu juga perlu tahu jam-jam dimulai dan berakhir dalam mengerjakan soal. Ini berguna agar bisa memprediksi berapa lama waktu yang tersisa dan apa yang harus dilakukan. Misalnya, waktu kurang 10 menit, kalau saya, langsung membulatkan jawaban (jika ujian pakai kertas) dan meneliti biodata diri untuk meminimalisir kesalahan pengisian data diri pada LJK. Dan jika kamu punya soal UM PTKIN, kamu juga bisa melatih dirimu untuk mengerjakan soal-soal tersebut sesuai dengan durasi asli sebagaimana saat ujian. Bukan berarti jamnya (pukul) harus sama, tapi durasinya. Kalau mau bawa jam tangan, silahkan. Namun, jika disuruh pengawas melepas, ya lepaskan. Pakai jam tangan standar, jangan yang aneh-aneh.

8. Datang Seawal Mungkin 
Usahakan datang seawal mungkin untuk mengantisipasi kemacetan dan kebingungan mencari lokasi ujian, kalau perlu cek lokasi ujian H-1 ya.

9. Doa
Jangan lupa minta doa restu dari orang tua/guru agar dimudahkan dalam mengerjakan soal-soal umptkin. Yakinlah tidak ada yang mustahil. Setelah kesulitan, pasti ada kemudahan. Sekarang, usahalah semaksimal mungkin, urusan hasil serahkan pada Allah. InsyaAllah tidak ada hasil yang mengkhianati usaha. 

0 Comments

Post a Comment